SURABAYA – Pemuda LDII Kota Surabaya menggelar Pengajian Pengurus Pemuda LDII se-Surabaya pada Jumat (28/2/2026). Kegiatan ini diikuti 260 pengurus tingkat PC, PAC, dan Korda sebagai upaya pembekalan sekaligus penguatan koordinasi organisasi.
Acara yang berlangsung di Masjid Hudallil Muttaqin, Ngagel, Surabaya tersebut mengusung tema “Connect, Collaborate, Contribute”. Tema itu menegaskan komitmen Pemuda LDII dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan serta mempererat komunikasi antar pengurus di berbagai tingkatan.
Ketua Pemuda LDII Surabaya, Abdullah Jihad Akbar, menilai tantangan organisasi ke depan terletak pada pembangunan sistem yang konsisten dan konsekuen. Menurutnya, hal itu hanya dapat terwujud melalui komunikasi yang efektif, koordinasi berkelanjutan, dan kolaborasi yang berdampak.
“Untuk membangun organisasi yang kuat, diperlukan komunikasi yang baik, koordinasi yang berkelanjutan, serta kolaborasi yang bermakna,” ujar Akbar.
Ia juga mendorong para pengurus di setiap level untuk terus meningkatkan kapasitas diri secara berkala serta membuka ruang kolaborasi dalam berbagai program kepemudaan.
Sementara itu, Pembina Pemuda LDII Surabaya, Rio Azadi, yang turut menjadi pembicara, menyampaikan materi bertajuk “Memberdayakan Diri dalam Perjuangan, Menjawab Tantangan Masa Depan.” Ia menekankan pentingnya peran aktif pengurus dalam merancang program yang relevan dan menarik bagi generasi muda.
“Sebagai pengurus, kita harus proaktif menghadirkan kegiatan yang sesuai dengan karakter generasi saat ini. Harapannya, generasi LDII tidak hanya berorientasi pada capaian dunia, tetapi juga mampu menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemuda LDII Surabaya berharap seluruh pengurus semakin solid dalam menjalankan amanah organisasi serta mampu menghadirkan program-program adaptif yang tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan di tengah dinamika perkembangan zaman. (akb/wid)













