Penguatan karakter, kerukunan, dan konsolidasi nasional menjadi pesan utama Dewan Penasihat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Edy Suparto, dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) LDII yang digelar pada Senin (16/2) secara hybrid dari Kantor DPP LDII, Jakarta. Rapimnas diikuti pengurus DPW serta DPD LDII se-Indonesia.
“Konsolidasi Nasional ini penting agar LDII semakin kompak dan memberi kontribusi terbaik untuk bangsa,” ujarnya.
Ia menyampaikan rasa syukur atas perjalanan LDII yang telah memasuki usia ke 54 tahun sebagai bentuk konsistensi dalam membangun kontribusi untuk umat dan bangsa. “Alhamdulillah LDII ini sudah 54 tahun. Kita bangga dengan LDII,” tuturnya.
Menurutnya, kerukunan harus diwujudkan dalam kehidupan organisasi, terutama dalam hal komunikasi antarwarga. Komunikasi yang baik akan memperkuat persaudaraan dan menjaga soliditas organisasi. “Wujud kerukunan dalam LDII itu nyata, terutama soal komunikasi,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa komunikasi yang dijalankan harus mengedepankan etika dan kebijaksanaan dalam bertutur kata sebagai bagian dari pembinaan karakter. “Komunikasi itu harus enak didengar, pahit madu, toto kromo, serta memperhatikan papan empan adepan,” ujarnya.
Edy Suparto juga menegaskan pentingnya kejujuran dan amanah sebagai fondasi utama dalam membangun kepercayaan di lingkungan organisasi maupun masyarakat. Karakter tersebut harus melekat dalam diri setiap warga LDII. “Kedua, jujur amanah. Bisa dipercaya dan bisa mempercayai orang lain,” tegasnya.
Selanjutnya, Edy juga menjelaskan bahwa Rapimnas bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi wadah evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja di semua tingkatan. Setiap pengurus diharapkan melakukan perbaikan berkelanjutan demi kemajuan organisasi. “Rapimnas ini sebagai wadah kita untuk introspeksi diri. Apakah ada program yang perlu dibenahi atau tidak,” tegasnya. (ysy/wid)













