MOJOKERTO – DPD LDII Surabaya menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada 23-24 Januari 2026 di Villa Aleena, Trawas, Mojokerto. Selain penyusunan dan evaluasi program kerja lima tahunan, kegiatan juga diisi outbound untuk memperkuat kekompakan para pengurus.
Dalam sambutan pembukaan, Ketua DPD LDII Surabaya, H. Akhmad Setiadi menyampaikan bahwa seluruh pengurus organisasi wajib memiliki kemampuan dalam menyelaraskan kerjasama dengan berbagai pihak.
“Bapak/ibu, tugas kita adalah bekerjasama dengan tokoh agama atau tokoh masyarakat. Kita di DPD, maka lingkup pejabat yang kita datangi seperti walikota, kapolrestabes, MUI, FKUB, Kemenag Kota dan lain-lain,” ujar Setiadi.
Ia menambahkan para pejabat yang sering berganti-ganti antara 3-5 tahun sekali membutuhkan fleksibilitas dalam bekerjasama. “Kita melakukan audiensi. Kadang tanpa audiensi, kita diundang,” tambah Setiadi.
Menurutnya, pejabat yang bisa diajak berkoordinasi disesuaikan dengan tingkatan dalam organisasi. “Untuk tingkat PC, bisa beraudiensi dengan Camat setempat. Sedangkan PAC bisa berkoordinasi dengan Lurah,” jelasnya.
Di sela-sela Rakerda, peserta mendapatkan materi keorganisasian. Pertama, materi sosialisasi hasil Rakorwil DPW LDII Jawa Timur yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPD LDII Surabaya, Heri Purnomo. Kedua, materi tentang Catur Sukses Proker DPD, Korda dan Korbid DPD, serta Tata Kerja DPD. Materi ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPD LDII Surabaya, Imam Pujiarto.
Peserta Rakerda juga mendapatkan pembekalan dari Dewan Penasihat LDII Surabaya, KH. Sumarman. Ia memberi nasihat agar para pengurus bisa terus berbuat kebaikan sebagai bekal kehidupan di akhirat kelak. “Kita ini semua akan jadi penghuni kehidupan yang sebenarnya. Kehidupan di akherat adalah kehidupan sebenarnya,” ujarnya.
Menutup nasihatnya, KH. Sumarman juga memberikan sdoa kepada seluruh peserta Rakerda. “Semoga Allah paring lancar barokah, berhasil dan mencapai keberhasilan. Semoga panjenengan semua, para pengurus Allah paring panjang umur yang barokah, rezeki yang barokah, sehat, waras lan barokah,” doanya.
Setelah mendapatkan siraman rohani, peserta Rakerda melakukan bedah program kerja DPD LDII Surabaya 2025-2030. Ada 12 bagian yang memaparkan program kerja didampingi para Dewan Penasihat. Seluruh program kerja yang telah dibedah dan disetujui oleh Dewan Penasihat akan dijalankan selama lima tahun ke depan.
Pada penghujung acara, peserta Rakerda melaksanakan outbound untuk merilekskan badan dan mempererat kekompakan. Outbound diisi senam bersama dan aneka permainan. Pasca outbound, Ketua DPD LDII Surabaya, H. Ahmad Setiadi melepas ikatan banner bertuliskan “DPD LDII Surabaya Profesional Religius Membangun Surabaya Hebat” sebagai penanda agar pengurus LDII Surabaya bisa kompak dalam karya, kontribusi dan komunikasi.













