Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surabaya siap mengimplementasikan semangat Do The Best, penguatan karakter, dan konsolidasi organisasi. Hal ini sebagai tindak lanjut Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) LDII yang diselenggarakan pada Senin (16/2) di Kantor DPP LDII, Jakarta.
Ketua DPD LDII Kota Surabaya, Akhmad Setiadi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah konkret agar nilai Do The Best tidak berhenti pada tataran slogan, melainkan benar-benar terwujud dalam program kerja dan budaya organisasi.
“Kami memiliki strategi dan langkah konkret untuk memastikan nilai Do The Best benar-benar terimplementasi dan melahirkan legacy positif bagi generasi penerus,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama. DPD LDII Kota Surabaya mendorong peningkatan kompetensi anggota melalui pembinaan berkelanjutan, pelatihan, serta penguatan karakter agar terbentuk pribadi yang profesional sekaligus religius.
“Kami ingin membangun SDM yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kuat dalam integritas dan akhlak,” tegasnya.
Akhmad Setiadi juga menekankan pentingnya konsolidasi internal agar seluruh jajaran bergerak dalam satu visi dan arah kebijakan. Soliditas organisasi dinilai menjadi kunci dalam memastikan setiap program berjalan efektif dan memberi dampak nyata di masyarakat.
Selain itu, pembinaan keluarga dan kaderisasi generasi muda terus diperkuat sebagai fondasi keberlanjutan organisasi. “Kami menyiapkan kader-kader yang tangguh dan berkarakter untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Hal tersebut sejalan dengan sambutan Ketua Umum DPP LDII, KH. Chriswanto Santoso dalam Rapimnas. Ia menegaskan, Rapimnas harus dimaknai sebagai momentum untuk melakukan Do The Best dalam menuntaskan amanah kepengurusan.
“Rapimnas ini harus kita maknai sebagai momentum untuk melakukan Do The Best,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa setiap langkah organisasi harus memiliki dampak jangka panjang. “Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi pondasi bagi generasi selanjutnya,” tuturnya.
Hal itu juga sejalan dengan yang disampaikan oleh Dewan Penasihat DPP LDII, Edy Suparto, yakni penekanan tentang pentingnya penguatan karakter dalam menjaga kekompakan organisasi.
“Konsolidasi nasional ini penting agar LDII semakin kompak dan memberi kontribusi terbaik untuk bangsa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang santun dan bijak dalam menjaga kerukunan. “Walaupun yang kita sampaikan itu pahit, cara menyampaikannya harus seperti madu, sehingga tidak menyinggung perasaan,” jelasnya. (ysy/wid)













