SURABAYA – Remaja Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surabaya kembali menggelar Turnamen Futsal tingkat SMP sebagai bagian dari program pembinaan generasi penerus (generus). Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (8/2) di Lapangan Top Score Futsal, Surabaya, ini diikuti sembilan tim dari berbagai PC dan PAC LDII se-Kota Surabaya.
Turnamen tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, melainkan juga wahana pembinaan karakter bagi remaja LDII. Ketua Pelaksana, Candra Segoro, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian pertandingan.
“Alhamdulillah turnamen futsal tahun ini dapat berjalan sesuai dengan rencana dan seluruh pertandingan bisa dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tidak lepas dari sinergi dan dukungan berbagai pihak. Salah satunya dari PC LDII Kenjeran yang turut berperan dalam proses persiapan hingga pelaksanaan di lapangan.
“Kami mendapat dukungan yang baik, khususnya dari PC Kenjeran, sehingga proses persiapan hingga pelaksanaan dapat berjalan tertib,” jelas Candra.
Panitia tetap melakukan evaluasi sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas kegiatan ke depan. Evaluasi tersebut mencakup aspek teknis pertandingan maupun koordinasi antar panitia dan peserta.
“Tentu masih ada beberapa hal yang menjadi catatan kami, supaya ke depan pelaksanaannya bisa lebih maksimal dari sisi teknis maupun koordinasi,” tambahnya.
Menurut Candra, esensi turnamen ini adalah pembinaan generus agar tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya berprestasi dalam bidang olahraga, tetapi juga memiliki karakter unggul.
“Melalui turnamen ini, kami berharap para peserta bisa tumbuh menjadi generus yang alim dan faqih, berkarakter baik, serta mampu membanggakan bangsa dan negara,” tuturnya.
Apresiasi juga datang dari official PAC Tanah Kali Kedinding, Aji Jaya. Ia menilai turnamen futsal ini menjadi sarana efektif dalam mengembangkan potensi generus sekaligus melatih kekompakan tim.
“Kegiatan futsal ini sangat positif karena dapat memupuk potensi generus LDII sekaligus melatih kekompakan dan semangat kebersamaan,” ungkapnya.
Ia berharap turnamen serupa dapat dijadikan agenda rutin tahunan agar pembinaan olahraga di kalangan remaja LDII semakin terstruktur dan berkelanjutan.
Turnamen ini digelar untuk menumbuhkan semangat dan kekompakan peserta. Salah satu pemain, Irfan Farid Rizky, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
“Saya senang bisa ikut turnamen ini, suasananya menyenangkan dan semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Dalam kompetisi tersebut, PC LDII Kenjeran berhasil meraih Juara 1. Posisi Juara 2 diraih Pondok Pesantren Pelajar Mahasiswa Subulussalam, sementara Juara 3 ditempati PAC LDII Ploso.
Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas. Turnamen ini diharapkan menjadi bagian dari strategi pembinaan generus LDII Surabaya melalui olahraga, guna membentuk generasi yang sehat, disiplin, dan berkarakter kuat.














Semoga Alloh Paring ASLB …. aamiin
Semoga Alloh Paring ASLB
TAMBAH SEHAT2 SUKSES LANCAR BAROKAH