SURABAYA – Pengurus Masjid Al Bina Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur, Surabaya menggelar Salat Duhur berjamaah yang dilanjutkan dengan tausiyah pada Kamis (2/7/2026).
Kegiatan pembinaan kerohanian rutin ini menghadirkan Pengurus MUI Kota Surabaya Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Ustadz Nur Kholis yakni setiap hari senin dan kamis. Ia juga merupakan Wakil Ketua DPD LDII Surabaya.
Dalam ceramahnya di hadapan para jamaah, Nur Kholis mengangkat tema pentingnya menjalankan lima Rukun Islam syahadat, salat, zakat, puasa Ramadan, dan haji bagi yang mampu sebagai pondasi kehidupan seorang muslim secara konsisten.
Ia menegaskan bahwa seorang muslim tidak cukup hanya mengaku beragama Islam, tetapi harus berupaya mengamalkan seluruh ajaran Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
”Allah hanya meridhai agama Islam. Karena itu, sebagai umat Islam kita harus menetapi agama ini dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dengan menjaga Rukun Islam, seseorang akan memiliki keimanan yang kuat sekaligus terdorong untuk berakhlak mulia, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun saat menjalankan amanah pekerjaan.
Lebih lanjut, Nur Kholis mengingatkan pentingnya mengamalkan Islam secara kaffah (menyeluruh) sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 208, “Yā ayyuhallażīna āmanudkhulū fis-silmi kāffah” (Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan). ”Tema ini penting agar kita menjadi umat Islam yang kaffah, tidak setengah-setengah dalam menjalankan agama,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai Islam tidak hanya diwujudkan dalam ibadah mahdhah, melainkan harus tercermin dalam tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerja.
”Sebagai umat Islam kita harus menjadi muslim yang kaffah, tidak setengah-setengah dalam menjalankan agama. Nilai-nilai Islam harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nur Kholis.
Melalui materi yang disampaikan, ia berharap para pegawai dapat menjaga keseimbangan antara profesionalisme kerja dan ketaatan ibadah. ”Harapan saya, para karyawan Disperindag Jawa Timur semakin juhud dalam beribadah, semakin tawaduk kepada Allah SWT, hingga memperoleh husnul khatimah,” tuturnya.
Menutup tausiyahnya, Nur Kholis mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memohon pertolongan Allah SWT agar diberikan keistiqamahan. ”Semoga Allah SWT memasukkan kita ke dalam surga-Nya dan menyelamatkan kita dari siksa neraka. Aamiin,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, para pegawai diharapkan tidak hanya semakin profesional dan berintegritas dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki karakter religius yang membawa manfaat bagi masyarakat. (ysy)













