LDII SURABAYA
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPD LDII SURABAYA 2020-2025
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII SURABAYA
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII SURABAYA
  • DAFTAR WEBSITE LDII
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPD LDII SURABAYA 2020-2025
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII SURABAYA
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII SURABAYA
  • DAFTAR WEBSITE LDII
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII SURABAYA
No Result
View All Result
Home EDITORIAL

Mengenang 3 September: Sejarah Hari Palang Merah Indonesia

Widi Yunani by Widi Yunani
3 September 2026
in EDITORIAL
0 0
A A
0
Mengenang 3 September: Sejarah Hari Palang Merah Indonesia

Logo PMI

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Setiap tanggal 3 September, Indonesia memperingati Hari Palang Merah Indonesia (PMI) — momentum untuk mengenang lahirnya salah satu organisasi kemanusiaan tertua dan terbesar di tanah air. Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat akan perjuangan panjang membangun lembaga yang hingga kini menjadi garda terdepan dalam bantuan sosial, kesehatan, dan penanggulangan bencana.

Cikal Bakal di Masa Kolonial

Jejak organisasi kepalangmerahan di Indonesia sebenarnya sudah ada jauh sebelum kemerdekaan. Pada masa penjajahan Belanda, tepatnya 21 Oktober 1873, berdiri organisasi bernama Nederland Rode Kruis Afdeeling Indie (Nerkai). Namun organisasi ini lebih berorientasi pada kepentingan warga Eropa, dan kemudian dibubarkan seiring perubahan situasi setelah pendudukan Jepang.

Keinginan untuk memiliki organisasi Palang Merah yang benar-benar nasional mulai tumbuh pada awal 1930-an. Upaya mendirikan Palang Merah Indonesia dipelopori oleh dua dokter, RCL Senduk dan Bahder Djohan, sejak sekitar tahun 1932. Sayangnya, ketika gagasan ini diajukan dalam konferensi Nerkai pada 1940, usulan tersebut ditolak mentah-mentah. Upaya serupa yang dicoba kembali pada masa pendudukan Jepang pun kandas karena dihalangi pemerintah militer Jepang saat itu.

Perintah Bung Karno, 3 September 1945

Momentum penting datang tak lama setelah Indonesia merdeka. Hanya tujuh belas hari setelah Proklamasi Kemerdekaan, tepatnya pada 3 September 1945, Presiden Soekarno mengeluarkan perintah untuk membentuk Badan Palang Merah Nasional. Tanggal inilah yang kemudian dikenang sebagai Hari Palang Merah Indonesia.

Menindaklanjuti perintah tersebut, pada 5 September 1945 Menteri Kesehatan saat itu, dokter Buntaran, membentuk sebuah kepanitiaan untuk merealisasikan pembentukan PMI. Beberapa sumber juga mencatat bahwa rapat pembentukan PMI atas perintah Soekarno ini dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta.

Proses ini akhirnya membuahkan hasil, PMI secara resmi berdiri pada 17 September 1945. Karena itulah muncul dua tanggal peringatan yang berkaitan, 3 September diperingati sebagai Hari Palang Merah Indonesia, sementara 17 September diperingati sebagai Hari Palang Merah Nasional.

Pengakuan Internasional dan Payung Hukum

Perjalanan PMI tidak berhenti di situ. Lima tahun setelah berdiri, Perhimpunan Palang Merah Indonesia mendapat pengakuan internasional pada 1950. Di tahun yang sama, Nerkai turut dibubarkan karena aturan yang hanya mengizinkan satu perhimpunan Palang Merah nasional dalam satu negara, dan seluruh asetnya kemudian dialihkan kepada PMI untuk kepentingan kemanusiaan.

Landasan hukum keberadaan PMI kemudian dikuatkan pemerintah. Presiden Soekarno mengesahkan status PMI melalui Keputusan Presiden No. 25 Tahun 1959, menegaskan posisinya sebagai satu-satunya organisasi kepalangmerahan resmi di Indonesia.

Makna Peringatan Hari Ini

Kini, peran PMI jauh lebih luas dari sekadar sejarah pendiriannya. PMI aktif terlibat dalam penanggulangan bencana, pelayanan pertolongan pertama, penyediaan bantuan kemanusiaan, edukasi kesehatan, hingga pembinaan relawan melalui Palang Merah Remaja (PMR) dan Korps Sukarela (KSR).

Peringatan 3 September pun menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat semangat gotong royong melalui aksi-aksi sukarela seperti donor darah dan bantuan kemanusiaan lainnya.

Menariknya, meski dianggap penting secara historis, Hari Palang Merah Indonesia bukan termasuk hari libur nasional maupun cuti bersama, masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa, namun semangat kemanusiaan yang dibawanya tetap relevan untuk terus digaungkan setiap tahun. (wid)

Ditulis untuk memperingati Hari Palang Merah Indonesia, 3 September.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

9 Juni 2016
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto: http://dakwahislam.net/

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Kirab Bendera Merah Putih Raksasa yang diadakan oleh Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Selasa (16/8) pagi. Dok: LDII Kediri.

Lima Penerapan Sumpah Pemuda dalam Kehidupan Sehari-Hari

28 Oktober 2022
Rakerda DPD LDII Kota Surabaya Tahun 2024

Rakerda DPD LDII Kota Surabaya Tahun 2024

17
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan Hisab dan Rukyat Angkatan ke-3

Meningkatkan Kompetensi Tim Falakiyah Menghadapi Tantangan Hisab dan Rukyat di Era Modern

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu (15/4) di Gedung DPD LDII Gresik. Dok: Lines.

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Mengenang 3 September: Sejarah Hari Palang Merah Indonesia

Mengenang 3 September: Sejarah Hari Palang Merah Indonesia

3 September 2026
Soliditas Internal, Fondasi Kekuatan Ormas, Belajar dari Muktamar ke-35 NU

Soliditas Internal, Fondasi Kekuatan Ormas, Belajar dari Muktamar ke-35 NU

27 Agustus 2026
Merdeka vs Sejahtera, Meluruskan Narasi “Indonesia Belum Merdeka” di HUT ke-81″

Merdeka vs Sejahtera, Meluruskan Narasi “Indonesia Belum Merdeka” di HUT ke-81″

17 Agustus 2026
LDII Surabaya Pantau Hilal Rabiulawal 1448 H dari Kaza City Mall

LDII Surabaya Pantau Hilal Rabiulawal 1448 H dari Kaza City Mall

15 Agustus 2026

BERITA TERKINI

Mengenang 3 September: Sejarah Hari Palang Merah Indonesia

Mengenang 3 September: Sejarah Hari Palang Merah Indonesia

3 September 2026
Soliditas Internal, Fondasi Kekuatan Ormas, Belajar dari Muktamar ke-35 NU

Soliditas Internal, Fondasi Kekuatan Ormas, Belajar dari Muktamar ke-35 NU

27 Agustus 2026
Merdeka vs Sejahtera, Meluruskan Narasi “Indonesia Belum Merdeka” di HUT ke-81″

Merdeka vs Sejahtera, Meluruskan Narasi “Indonesia Belum Merdeka” di HUT ke-81″

17 Agustus 2026
LDII Surabaya Pantau Hilal Rabiulawal 1448 H dari Kaza City Mall

LDII Surabaya Pantau Hilal Rabiulawal 1448 H dari Kaza City Mall

15 Agustus 2026
  • BERANDA
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TENTANG KAMI

© 2024 LDII SURABAYA - Official Website LDII SURABAYA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • EDUKASI
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPD LDII SURABAYA 2020-2025
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII SURABAYA
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII SURABAYA
  • HUBUNGI KAMI
  • DAFTAR WEBSITE LDII

© 2024 LDII SURABAYA - Official Website LDII SURABAYA